Perbedaan Gaji PPG dan P3K, Mana yang Lebih Menguntungkan bagi Calon Guru?

Belakangan ini, pencarian mengenai perbedaan gaji PPG dan P3K mengalami peningkatan. Hal tersebut tidak lepas dari dibukanya berbagai tahapan Pendidikan Profesi Guru (PPG) oleh pemerintah serta meningkatnya minat masyarakat mengikuti seleksi ASN, khususnya formasi guru.

Perbedaan Gaji PPG dan P3K

Masih banyak yang menganggap bahwa setelah lulus PPG seseorang otomatis memperoleh gaji sebagai guru ASN. Padahal, anggapan tersebut kurang tepat. PPG dan PPPK (P3K) merupakan dua hal yang berbeda, baik dari sisi tujuan, status, maupun penghasilan yang diterima.

Lalu, apa sebenarnya perbedaan gaji PPG dan P3K?

PPG Bukan Status Kepegawaian

Sebelum membahas nominal penghasilan, penting memahami bahwa Pendidikan Profesi Guru (PPG) adalah program pendidikan profesi untuk memperoleh sertifikat pendidik.

Dengan kata lain, PPG bukan status pekerjaan, melainkan proses pendidikan yang harus ditempuh calon guru atau guru yang memenuhi persyaratan. Pemerintah juga masih membuka berbagai tahapan seleksi administrasi PPG Guru Tertentu pada tahun 2026 sebagai bagian dari percepatan sertifikasi guru.

Artinya, seseorang yang telah lulus PPG belum tentu langsung diangkat menjadi guru ASN ataupun PPPK. Status kepegawaiannya tetap mengikuti jalur rekrutmen yang berlaku.

P3K atau PPPK Adalah ASN

Berbeda dengan PPG, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) merupakan bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

Guru PPPK memperoleh hak berupa:

  • gaji pokok sesuai golongan.
  • tunjangan sesuai ketentuan.
  • cuti.
  • jaminan sosial.
  • perlindungan kerja.

Besaran gaji guru PPPK mengikuti golongan dan masa kerja sebagaimana diatur pemerintah.

Apakah Peserta PPG Mendapat Gaji?

Inilah pertanyaan yang paling sering muncul.

Jawabannya adalah tidak selalu.

Selama mengikuti program PPG, peserta tidak otomatis menerima gaji dari pemerintah hanya karena sedang menjalani pendidikan profesi.

Penghasilan peserta tetap bergantung pada statusnya masing-masing, misalnya:

  • Guru ASN tetap menerima gaji sebagai ASN.
  • Guru PPPK tetap menerima gaji sebagai PPPK.
  • Guru honorer tetap menerima penghasilan sesuai tempat mengajar.
  • Calon guru yang belum memiliki ikatan kerja umumnya belum memperoleh gaji tetap dari pemerintah.

Karena itu, istilah “gaji PPG” sebenarnya kurang tepat. Yang ada adalah penghasilan guru berdasarkan status kepegawaiannya, sedangkan PPG menjadi syarat profesional untuk memperoleh sertifikat pendidik.

Berapa Gaji Guru PPPK Tahun 2026?

Nominal gaji guru PPPK ditentukan berdasarkan golongan dan masa kerja.

Sebagai gambaran, gaji pokok guru PPPK terbaru berada pada kisaran berikut:

GolonganKisaran Gaji Pokok
IRp1,9 juta – Rp2,9 juta
VRp2,5 juta – Rp4,1 juta
IXRp3,2 juta – Rp5,2 juta
XIIRp3,6 juta – Rp5,9 juta
XVIIHingga sekitar Rp7 juta (masa kerja tertinggi)

Selain gaji pokok, guru PPPK juga berhak memperoleh berbagai tunjangan sesuai ketentuan yang berlaku.

Lulus PPG Bisa Menambah Penghasilan

Meskipun PPG bukan sumber gaji, kelulusan PPG memberikan manfaat yang sangat besar bagi guru.

Guru yang telah memiliki sertifikat pendidik berhak memperoleh Tunjangan Profesi Guru (TPG) apabila memenuhi seluruh persyaratan administrasi.

Pada tahun 2026, pemerintah juga melanjutkan kebijakan peningkatan kesejahteraan guru. Untuk guru non-ASN yang memenuhi syarat, TPG sebesar Rp2 juta per bulan, meningkat dibanding sebelumnya. Sementara bagi guru ASN, termasuk PPPK, besaran TPG mengikuti ketentuan sebesar satu kali gaji pokok sesuai aturan yang berlaku.

Dengan demikian, PPG dapat meningkatkan total penghasilan guru karena menjadi salah satu syarat memperoleh tunjangan profesi.

Mana yang Lebih Penting, PPG atau P3K?

Pertanyaan ini sebenarnya kurang tepat karena keduanya memiliki fungsi yang berbeda.

PPG berfungsi untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperoleh sertifikat pendidik.

Sementara PPPK merupakan status kepegawaian sebagai ASN yang memberikan hak berupa gaji, tunjangan, dan perlindungan kerja.

Bagi banyak calon guru, keduanya justru saling melengkapi. Setelah memiliki sertifikat pendidik melalui PPG, peluang pengembangan karier dan kesejahteraan menjadi lebih terbuka ketika berhasil lolos seleksi ASN sesuai ketentuan yang berlaku.

Jangan Salah Memahami Istilah “Gaji PPG”

Masih banyak konten di media sosial yang menggunakan istilah “gaji PPG” sehingga menimbulkan kebingungan.

Padahal, yang membedakan besaran penghasilan guru adalah status kepegawaiannya, bukan program PPG yang diikuti.

Karena itu, sebelum menentukan jalur karier sebagai pendidik, calon guru perlu memahami bahwa:

  • PPG adalah pendidikan profesi.
  • PPPK adalah status ASN.
  • Sertifikat PPG dapat membuka akses terhadap tunjangan profesi jika syarat telah terpenuhi.
  • Gaji guru ditentukan berdasarkan status kepegawaian, golongan, masa kerja, dan ketentuan pemerintah.

Bagi Anda yang sedang mempersiapkan diri mengikuti seleksi CPNS maupun PPPK, persiapan yang matang menjadi faktor penting untuk meningkatkan peluang lolos. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah mengikuti program belajar yang terarah bersama Akademi CPNS. Melalui akademicpns.com, peserta mendapatkan materi terbaru, latihan soal berbasis CAT, tryout, hingga pembahasan yang dirancang untuk membantu menghadapi seleksi ASN dengan lebih percaya diri.

Share artikel ini :

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Artikel Terbaru

Tentang Kami

Akademi CPNS adalah bimbel spesialis tes SKD SKB CPNS dan PPPK yang memberikan garansi kelulusan bagi pesertanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *